Pengertian Salafi yang Sebenarnya

Related Posts

pengertian salafi
Kata atau istilah salafi tidak dikenal dalam kamus bahasa Indonesia (KBBI).

Pengertian Salafi --dari kata Salaf (Arab: السلف الصلح‎, Salaf aṣ-Ṣālih)-- adalah tiga generasi Muslim awal, yaitu para sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in.

Istilah salaf lalu dijadikan rujukan pada upaya mengajarkan dan mengamalkan Islam secara murni, tanpa adanya tambahan dan pengurangan, yaitu Salafiyah.

Seseorang yang mengikuti tiga generasi tersebut diatas, ini disebut Salafy (as-Salafy), jamaknya adalah Salafiyyun (as-Salafiyyun).

Dalam bahasa Arab, Salaf  artinya "setiap amalan shalih yang telah lalu; segala sesuatu yang terdahulu; setiap orang yang telah mendahuluimu, yaitu nenek moyang atau kerabat’ (Qomus Al Muhith, Fairuz Abadi).

Secara istilah, yang dimaksud salaf adalah tiga generasi awal umat Islam yang merupakan generasi terbaik, seperti yang disebutkan oleh Rasulullah Saw: “Sebaik-baik umat adalah generasiku, kemudian sesudahnya, kemudian sesudahnya” (HR. Bukhari-Muslim),yakni para sahabat, tabi'in, dan tabi't tabi'in.

Jadi, dalam Islam, salafi (Salaf, Salafiyah, Salafiyun) adalah sebutan bagi generasi pertama kaum Muslim, yakni para sahabat Nabi Muhammad Saw.

Generasi awal umat Islam ini dalam Al-Quran disebut "Assabiqunal Awwalun", yakni orang-orang yang paling awal berlomba-lomba dalam beriman-Islam.

QS. At Taubah 100

“Orang–orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar mengikuti mereka dengan baik. Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah “ (QS. At Taubah 100)

Entah kenapa Kamus Bahasa Indonesia mengartikan salaf sebagai "sifat angkuh, sombong, dsb (pada seseorang atau golongan). KBBI menyebutkan makna kedua Salaf adalah "sesuatu atau orang yang terdahulu".

KBBI juga menyebutkan arti "salaf saleh" sebagai "ulama-ulama terdahulu yang saleh" dan "ulama salaf" sebagai:
  1. Para ahli ilmu agama mulai dari para sahabat Nabi Muhammad Saw. sampai ke pengikut terdekat sesudahnya; 
  2. Ulama yang mendasarkan pandangannya pada paham kemurnian ortodoks.

Pengertian Salaf yang Sebenarnya

Pengertian Salaf yang sebenarnya adalah orang-orang terdahulu, yakni generasi awal kaum Muslim pada masa sahabat Nabi Muhammad Saw dan dua generasi sesudahnya yang mengikuti cara hidup Islami mereka (tabi'in dan tabi'it ta'bi'in).

Salaf menurut para ulama adalah sahabat, tabi’in (orang-orang yang mengikuti sahabat) dan tabi’ut tabi’in (orang-orang yang mengikuti tabi’in). Tiga generasi awal inilah yang disebut dengan salafush shalih (orang-orang terdahulu yang shalih).

Merekalah tiga generasi utama dan terbaik dari umat ini, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi sesudahnya kemudian generasi sesudahnya lagi.” (HR. Ahmad, Ibnu Abi ‘Ashim, Bukhari dan Tirmidzi).

Kata Salafi berasal dari bahasa Arab, Salafa Yaslufu Salfan yang artinya "telah berlalu". Dari arti tersebut kita dapati kalimat Al-Qoum As-Sallaaf yaitu orang-orang yang terdahulu.

Salafi Generasi Terbaik Islam

Salafi, dengan demikian, adalah tiga generasi terbaik umat Muslim dan memberikan contoh bagaimana seharusnya Islam dilaksanakan dalam kehidupan.

Para sahabat digelar “khairu ummah”, sebaik-baik manusia. Mereka paling paham agama dan paling baik amalannya.

Salaf atau kelompok Salafi adalah mereka berkomitmen di atas Al-Quran dan Sunnah Rasulullah Saw.

Istilah Salafi juga biasa dialamatkan kepada Ahlus Sunnah wal Jamaah dikarenakan berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah.

Kelompok Salafi, pasca generasi awal kaum Muslim itu, tidaklah dibatasi atau ditujukan kepada jamaah organisasi tertentu, daerah tertentu, pemimpin tertentu, partai tertentu, dan sebagainya.

Belakangan ini istilah Salafi bermanka negatif, ketika dikaitkan dengan kelompok Muslim tertentu yang "tegas" dalam menegakkan ajaran Islam atau melaksanakan ibadah sesuai dengan sunnah Rasulullah Saw (Ahlus Sunnah).

Umat Islam harus mencermati penyimpangan pengertian salafi ini, mengingat berbagai cara dilakukan kalangan kafir dan munafik untuk menenggelamkan Islam sebagai jalan hidup (way of line).

Di sisi lain, umat Islam yang dijuluki kelompok Salafi, sebaiknya juga mempraktikkan ajaran Islam yang santun, lembut, menentramkan, dan menebar kedamaian --rahmatan lil 'alamin.

Jangan sampai gara-gara perilaku salah segelintir orang, malah membuat citra Salaf/Salafi menjadi buruk. Padahal, salafi adalah teladan umat Islam sepanjang masa.

Demikian Pengertian Salafi yang Sebenarnya. Wallahu a'lam bish-showaab. (www.risalahislam.com).*

You're reading Pengertian Salafi yang Sebenarnya. Mari sebarkan kebaikan. Please share...!

Previous
« Prev Post

10 comments:

  1. Ironis di zaman sekarang, di mana seorang ikhwan atau salaf yang seharusnya baik dan saling membantu sesama ikhwan, malah menyusahkan ikhwan lainnya. Tolong untuk semua ikhwan bermanhaj Ahlussunnah, di mana mata hati kalian ketika melihat seorang ikhwan kesulitan tidak engkau bantu. Tidak takutkah engkau terhadap balasan yang Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berikan? Faama Ya'mal Mistqolla Dzarrotin Khoiroyyaroh, Wa ma ya'mal Mitsqolla Dzarrotin Syaroyyaroh. (Az-Zalzalah [7-8])

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya jangan su'udzan dulu akh.. Seorang muslim itu harus memberikan udzur dulu kepada saudaranya. Kalaupun meminta, terlebih dulu meminta kepada Allah, jangan pernah berharap kepada manusia.

      Delete
  2. Jazakallah khoirun atas ilmu nya :)

    ReplyDelete
  3. Salafi yg mana?
    Apa itu salafi?
    Dari mana asal salafi?
    Dari mana saja sumber tentang salafi?
    Semua pemeluk agama islam di sebut muslim. Tidak ada yg lain.

    ReplyDelete
  4. semoga kita bisa mengikuti jejak para salafusshalih...

    ReplyDelete
  5. Masyaallaah mudah"aan ilmu yg saya proleh ini menjadi berkah dan bisa amalkan dan saya dakwahi
    ,amiiin yaa allah

    ReplyDelete

Komentar SPAM dan mengandung LINK AKTIF tidak akan muncul.

Contact Form

Name

Email *

Message *