Jasa Membuat Blog


Pengertian & Jenis-Jenis Amal Sholeh

Makna, Arti, Definisi, atau Pengertian Amal Saleh & Jenis-Jenisnya dalam Islam

Pengertian & Jenis-Jenis Amal Sholeh
SUNGGUH beruntung menjadi orang saleh (sholih/shaleh), yaitu orang yang selalu berbuat kebaikan, rajin ibadah, dan menebar manfaat bagi orang lain dan lingkungannya. Betapa tidak, selain dicintai Allah SWT dan para malaikat-Nya, setiap waktu shalat,  jutaan umat Islam senantiasa menyebut dan mendoakannya dalam shalatnya!

Orang-orang soleh didoakan para musholli (orang yang shalat) dalam doa tahiyat: "...assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin" (semoga keselamatan dicurahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh).

Masya Allah! Betapa bahagia jika kita mampu menjadi 'ibaadillaahish shaalihiin, hamba-hamba Allah yang senantiasa berbuat kesalihan (kebaikan).

Orang yang beramal saleh secara tegas juga dinyatakan sebagai orang yang tidak akan merugi dalam hidupnya, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Dalam Q.S. al-'Ashr:1-3 dinyatakan, semua orang akan merugi. Kecuali, salah satunya, orang-orang yang beriman dan beramal saleh.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, serta saling berwasiat dalam kebaikan/kebenaran dan kesabaran."

Pengertian Amal Saleh

Amal saleh adalah perbuatan baik. Amal saleh merupakan buah dari iman. Dengan kata lain, amal saleh merupakan cerminan iman.

Dalam risalah Islam, amal saleh adalah perbuatan baik menurut standar nilai Islam, yang mendatangkan manfaat baik bagi dirinya maupun bagi orang lain.

Amal saleh dapat dikatakan sebagai pelaksanaan segala perintah Allah dan penghindaran terhadap segala larangan-Nya. Dalam sebuah hadits disebutkan, kesalehan (amal saleh) merupakan bekal yang paling baik untuk dibawa ke alam akhirat yang kekal nanti, setelah kehidupan dunia ini.

Menurut ulama kenamaan asal Mesir, Muhammad Abduh, shaleh adalah segala perbuatan yang berguna bagi pribadi, keluarga, kelompok, dan manusia secara keseluruhan.

Amal shaleh akan memberi manfaat, baik bagi orang yang mengerjakan maupun bagi orang lain. Kebalikan dari amal shaleh yaitu amal sayyi’ah atau anal yang mendatangkan mudarat baik bagi pelakunya maupun bagi orang lain.

Baca Juga: Ibadah Bukan Hanya Shalat dan Dzikir

Jenis-Jenis Amal Sholeh - Perbuatan Baik dalam Islam

Secara spesifik, dalam sebuah hadits --seperti dikutip Ziauddin Sardar dalam Mengenal Islam for Beginner (1997)-- dinyatakan apa-apa saja yang termasuk amal saleh, selain melaksanakan Rukun Iman dan Rukun Islam (Ibadah Mahdhah), yaitu:
  1. Mendamaikan dua orang yang berselisih secara adil;
  2. Membantu seseorang untuk menaiki hewan tunggangannya atau memuat barang-barangnya ke atas hewan tersebut;
  3. Ucapan yang baik;
  4. Menyingkirkan rintangan di jalan;
  5. Tersenyum kepada sesama; dan
  6. Hubungan suami-istri.
Jika dijabarkan, tentu saja keenam hal di atas bermakna luas, tidak saja berarti secara harfiyah demikian. Hal pertama dapat pula berarti menegakkan ukhuwah antarsesama manusia, baik terhadap sesama Muslim maupun non-Muslim.

Ia dapat berarti pula cinta damai atau hatinya selalu cenderung untuk menegakkan perdamaian dan keharmonisan hidup. Tidak bisa tinggal diam jika menyaksikan konflik atau permusuhan.

Hal kedua dapat pula bemakna menegakkan prinsip ta'awun(tolong-menolong) dalam kebaikan dan takwa. Gemar menolong orang yang sedang berada dalam kesulitan, atau membantu meringankan beban orang lain. Hal ketiga bermakna pula berhati-hati dalam memfungsikan lidah (ucapan).

Ia hanya berbicara yang baik-baik dan bermanfaat. Ia menjauhi ucapan yang dapat menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain. Ia menghindari fitnah, memaki atau menghina orang, termasuk menjauhi pergunjingan (membicarakan aib orang).

Hal keempat dapat bermakna gemar membantu orang menuju tujuan atau cita-cita hidupnya. Tidak suka mempersulit urusan orang, apalagi membuat orang lain celaka. Hal kelima dapat bermakna berbuat baik terhadap sesama, membuat senang hati orang, bersikap ramah-tamah. Singkatnya, bergaul dengan sesama bikhuluqin hasanin (dengan budi pekerti yang baik).

Hal keenam dapat berarti pula memenuhi hak suami/istri, berbuat baik terhadap suami/istri, membangun rumah tangga yang harmonis, dan menjauhkan diri dari perbuatan zina.

Semoga, kajian ringkas tentang Jenis-Jenis Amal Sholeh - Perbuatan Baik dalam Islam ini membantu kita menjadi 'ibaadillaahish-shaalihiin, yang didoakan keselamatannya setiap kali umat Islam melakukan shalat, dalam bacaan tahiyat-nya. Amin! Wallahu a'lam bish-shawabi. (www.risalahislam.com).*

You're reading Pengertian & Jenis-Jenis Amal Sholeh. Please share...!

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pengertian & Jenis-Jenis Amal Sholeh"

Komentar SPAM dan mengandung LINK AKTIF tidak akan muncul.

Back to Top