Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus di Bulan Ramadan

Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus di Bulan Ramadan

Ramadhan Syahrul Quran. Bulan puasa merupakan bulan turunnya Al-Quran. Baca Quran online ataupun off line dianjurkan untuk menghidupkan Ramadan. Berikut ini Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus di Bulan Ramadan.

Membaca Al-Quran atau tadarus juga dilakukan Nabi Muhammad Saw bersama Malaikat Jibril di bulan Ramadhan.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Dari Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah Saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril As menemuinya, dan adalah Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadhan, dimana Jibril mengajarkannya Al-Quran. Sungguh Rasulullah Saw orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus” (HR. Bukhari).

Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus

Berikut ini Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus di Bulan Ramadan ataupun di bulan lainnya.

1. Qur’an Kemenag 


Qur’an Kemenag


Aplikasi Qur’an Kemenag ini dikembangkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Aplikasi ini sengaja dibuat oleh Kemenag untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan Mushaf Al-Quran Online atau Mushaf Quran Digital. Aplikasi ini tersedia untuk versi Android, IOS dan Website.

2. MyQuran Al Quran


MyQuran Al Quran

MyQuran Al Quran dikembangkan oleh pengembang asal Jawa Barat, The Wali Studio. Keunggulan MyQuran Al Quran memiliki terjemahan bahasa Indonesia, bisa dibaca secara offline, menyediakan berbagai tema warna.

Aplikasi ini dilengkapi dengan audio murottal. Aplikasi ini sudah tersertifikasi oleh Kementerian Agama RI.

3. Al Quran Indonesia


Al Quran Indonesia

Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus bernama Al Quran Indonesia ini menawarkan kemudahan untuk tadarus melalui smartphone (HP). 

Aplikasi Quran Digital ini berisi 114 surah atau 30 juz Al Quran lengkap dengan terjemahan bahasa Indonesia, daftar audio murottal dan bisa dibaca secara offline.

Aplikasi Quran Online ini juga memiliki  jadwal sholat, kalender hijriah, dan arah kiblat.

4. Al-Quran Bahasa Indonesia 


Al-Quran Bahasa Indonesia

Aplikasi Al-Quran Bahasa Indonesia ini menyediakan fitur pencarian berdasarkan nama ayat, nama surat, dan lokasi surat diturunkan, apakah di Mekkah dan Madinah.

5. E-Quran Kitab Suci Qur’an


E-Quran Kitab Suci Qur’an

Aplikasi Al-Quran Online ini tersedia gratis sebagaiana yang lain. Tersedia audio murrotal serta dan terjemahan dalam format bahasa Indonesia, Belanda, Inggris, Spanyol, Perancis, Italia, dan Mandarin.

6. Al-Quran Bahasa Indonesia 


Al-Quran Bahasa Indonesia

Al’Quran Bahasa Indonesia menawarkan kemudahan untuk membaca tadarus melalui smartphone. Tersedia 114 surah atau 30 juz Al Quran lengkap dengan terjemahan bahasa Indonesia dan daftar audio murottal. Anda bisa membagikan kutipan ayat ke media sosial.

7. Al Quran Lengkap Bacaan Latin & Terjemah Indonesia

Al Quran Lengkap Bacaan Latin & Terjemah Indonesia

Aplikasi Al-Quran Online ini lengkap Bacaan Latin & Terjemah Indonesia. Aplikasi ini menyediakan Al Quran dalam format digital melalui aplikasi. 

Demikian Aplikasi Al-Quran Online untuk Tadarus di Bulan Ramadan.

Untuk Al-Quran Online versi Desktop atau Website cukup banyak, antara lain:

  1. The Noble Quran
  2. Tafsir Quran Online
  3. Baca Quran Online plus Tafsir
  4. Al-Quran Kemenag
  5. Lite Quran

Pahala Membaca Al-Quran

Al-Quran akan memberi syafa’at (pertolongan) bagi orang yang membacanya. Rasulullah Saw bersabda:

“Puasa dan Alquran itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata, ‘Wahai Tuhanku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankanlah aku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Dan Alquran berkata, ‘Aku telah melarangnya dari tidur di malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.'”

“Bacalah Alquran karena sesungguhnya Alquran itu nanti pada hari kiamat akan datang untuk memberikan syafaat kepada orang yang membacanya.” (HR Muslim).

“Orang yang membaca Alquran dan ia mahir maka nanti akan bersama-sama dengan para malaikat yang mulia lagi taat. Sedangkan, orang yang membaca Alquran dan ia merasa susah di dalam membacanya tetapi ia selalu berusaha maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR Bukhari & Muslim)

“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran itu adalah seperti utrujah  yang  mana baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak suka membaca Alquran itu seperti buah kurma yang mana tidak berbau tapi rasanya manis.  Perumpamaan orang munafik yang membaca Alquran itu seperti bunga yang mana baunya harum tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Alquran itu seperti hanzhalah yang mana tidak berbau dan rasanya pahit.”(HR Bukhari & Muslim).

“Tidak ada iri hati itu diperbolehkan kecuali dalam dua hal yaitu: seseorang yang diberi kemampuan oleh Allah untuk membaca dan memahami Alquran kemudian ia membaca  dan mengamalkannya baik pada waktu malam maupun siang; dan seseorang yang dikarunia harta oleh Allah kemudian ia menafkahkannya dalam kebaikan baik pada waktu malam maupun siang.” (HR Bukhari & Muslim).

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Alquran) maka ia mendapatkan satu kebaikan. Sedangkan, satu kebaikan itu dibalas dengan 10 kali lipat. Aku tidak mengatakan, ‘Alif lâm mîm’ satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR at-Tirmidzi)

Dalam hal membaca Alquran, Rasulullah SAW telah mencontohkan kepada kita untuk  membaca dengan tartil dan tidak terburu-buru, dalam rangka melaksanakan firman Allah SWT:

“Dan bacalah Alquran itu dengan perlahan-lahan (tartil).” (Qs. al-Muzzammil [73]: 4). Rasulullah Saw juga bersabda:

“Kelak (di akhirat) akan dikatakan kepada Shahibul Alquran (orang yang senantiasa bersama-sama dengan Alquran, penj),  ‘Bacalah, naiklah terus dan bacalah dengan perlahan-lahan (tartil) sebagaimana engkau telah membaca Alquran dengan tartil di dunia. Sesungguhnya tempatmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (HR Abu Dawud & At Tirmidzi).

Selamat Tadarus Al-Quran Online ataupun Offline.*

1 Comments

  1. saya lbih suka wiran indonesia yg sy pke slm ini

    ReplyDelete

Post a Comment

Post a Comment

Previous Post Next Post